Saat ini pemerintah memang tengah menggodok kelahiran regulasi terkait Low Cost and Green Car (LCGC). Regulasi ini akan satu paket dengan regulasi terkait mobil untuk rakyat pedesaan dan mobil listrik serta mobil hybrid.
Paket regulasi itu nantinya akan memuat berbagai aturan terkait pemberian insentif pajak dan berbagai keringanan lain untuk para produsen yang mampu memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ayla belum kita produksi massal. Baru produksi kecil-kecilan untuk display dan belajar," kata Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra di Serpong, Minggu (24/2/2013).
Amelia menjelaskan kalau pihaknya tidak ingin melangkahi kewenangan pemerintah. Jadi, Daihatsu menurut Amelia lebih memilih untuk menahan diri sebelum pemerintah benar-benar melahirkan aturan terkait mobil murah tersebut.
Hal itu memang tidaklah mengherankan. Sebab, dibawah payung LCGC, Daihatsu Ayla kemungkinan akan bisa dijual di angka Rp 70 jutaan untuk tipe terendah dan hanya Rp 100 jutaan untuk tipe tertinggi.
"Kapan akan diproduksi? Belum tahu. Kita tunggu saja realisasi LCGC dari pemerintah," lugas Amelia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?