Apa alasannya? Executive Marketing Director PT Krama Yuda Tiga Berlian Motors (KTB) Rizwan Alamsjah membeberkan teknologi yang pada Outlander PHEV ini jauh lebih menarik dan pasti masyarakat di Indonesia itu menginginkan sesuatu yang baru.
"Mitsubishi itu maunya deferensiasinya itu kuat buktinya tahun ini kita menargetkan angka penjualan yang tinggi. Dan saya yakin konsumen di Indonesia juga inginnya produk yang benar-benar baru," tutur Rizwan di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita itu maunya yang beda sendiri kalau bisa. Oleh karena itu kita maunya langsung yang PHEV,"lugasnya.
Sementara itu, alasan lainnya juga karena Outlander PHEV ini berbeda dengan mobil listrik iMiEV yang harus dicas terlebih dulu untuk dikendarainya. Sedangkan Outlander PHEV ini bisa ngecas batrainya sendiri.
"Outlander PHEV ini tetap kendaraan elektrik dan sangat canggih. Di Jepang sana bisa sampai 67 km/liternya. Kalau benar seperti itu ke Surabaya saja hanya cukup 1 liter bensin," tutupnya sambil tersenyum.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak