Salah satu jalan besar di Jakarta yang banjir parah adalah Jl Abdullah Syafei di Jakarta Selatan. Jalan ini memegang peran penting, sebagai urat nadi lalu lintas dari Kampung Melayu - Casablanca - Sudirman - HR Rasuna Said. Karena banjir, rute ini terputus.
Tak cuma memutuskan rute, banjir di jalan itu juga membuat aktivitas ekonomi semaput. Toko-toko di jalan besar yang berdekatan dengan Tebet, Gudang Peluru dan Bukit Duri, ini memilih tutup, Rabu (16/1/2013). Sebab banjir yang mendera sangat tinggi, hingga sedada orang dewasa.
Sejumlah warga tak sempat menyelamatkan harta bendanya sehingga terpaksa merelakan asetnya karam. Termasuk sebuah mobil warna hitam yang kemungkinan besar sebuah Toyota Avanza terendam di depan Alfa Midi yang tutup ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketinggian air di perumahan tersebut setinggi paha bahkan pinggang orang dewasa. Banjir menggenangi ratusan rumah di perumahan itu, hampir seluruh blok tergenang banjir, kecuali Blok B.
Mobil-mobil yang diparkir di garasi rumah dibiarkan terendam. Warga perumahan sendiri enggan mengungsi dan bertahan di lantai dua rumah masing-masing. Mereka beraktivitas dengan menaiki perahu karet.
Selain itu air juga menggenangi jalan raya di sekitar perumahan tersebut. Namun tak menyebabkan kemacetan karena arus lalu lintas telah dialihkan dari pagi hari.
Banjir diduga berasal dari luapan Kali Koneng Pesing, Jakarta Barat. Jun, salah seorang warga yang bertempat tinggal disekitar perumahan mengatakan, daerah tersebut memang sering dilanda banjir.
"Ya sering, kalau banjir di mana-mana disini juga banjir," kata Jun.
Banjir memang melahirkan derita, tapi bagi sebagian orang mendatangkan rezeki. Warga menjadi pengojek perahu karet dan gerobak dadakan. Mereka mengangkut orang-orang melewati banjir dengan tarif mulai Rp 10 ribu. Sementara, anak-anak bergembira di tengah 'lautan' dengan main air atau berenang.
(nrl/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya