Untuk tahun ini, jika pasar mobil Tanah Air ingin tetap menggeliat setidaknya harus ada produk baru yang bisa merangsang minat beli masyarakat Indonesia.
"Dengan pembatasan kendaraan seperti kenaikan uang muka baik itu kredit syariah yang dimulai awal tahun ini pasti akan mengunci penjualan mobil di Indonesia. Akan ada segmen yang terkena. Tapi jika ingin penjualan mobil tetap naik harus ada rangsangan model baru," kata Chief Executive Officer Auto2000, Jodjana Jody kepada detikOto beberapa waktu lalu.
Menurutnya rangsangan mobil model baru ini bakal menaikkan penjualan mobil tahun ini yang diprediksi oleh beberapa pemain industri otomotif bakal mengalami penurunan. Di antara cara penawaran mobil dengan model baru setidaknya penjualan mobil akan mengalami kenaikan dari tahun lalu.
"Pembatasan DP konvensional dan DP syariah itu sangat luar biasa, tapi bisa disiasati dengan banyaknya model baru. Seperti tahun lalu. Terjadi percepatan pembelian karena dirangsang model baru. Dan itu terbukti. Tahun lalu memang banyak kendala, tapi tahun lalu itu di-push dengan program-program sehingga konsumen masih ada kesempatan beli," lanjut Jody.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi