Pemerintah dan pabrikan sudah menyetujui draf kebijakan mobil murah. Jika kebijakan itu molor sebulan karena ada perubahan materi, bisa saja Daihatsu tidak jadi meluncurkan Ayla, si mobil murah.
Daihatsu menurut Head Domestic Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rio Sanggau menuturkan Ayla sudah disiapkan Daihatsu sebagai kendaraan Low Cost and Green Car (LCGC) dengan syarat-syarat mobil LCG yang disampaikan pemerintah sebelumnya.
"Kalau kita sih memyiapkan yang 1.000 cc. Kalau ada yang di luar itu, kita tidak ada produk (varian). Dan bisa jadi kita tidak ikut program LCGC. karena produk itu (Astra Daihatsu Ayla) yang kami persiapkan untuk LCGC," jelasnya saat dihubungi detikOto, Kamis (27/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan kita sih secepat mungkin keluar, agar lebih jelas. Sehingga produk yang kita siapkan jadi lebih jelas, dan kita mengetahui kapan kita produksi, dan kapan kita pasarkan. Jadi semuanya lebih jelas saja," ucap Rio.
"Dan kita juga telah melakukan perkenalan Agya dan Ayla. Itu dimaksudkan agar memicu pemerintah untuk segera mengeluarkan program tersebut. Semuanya sudah coba kami persiapkan. Seperti pabrik sudah kami siapkan, kami juga melakukan investasi hingga Rp 2,1 triliun dalam membangun pabrik di Karawang. Hal itu juga kami persiapkan untuk itu (program LCGC)," tutup Rio.
Program pengembangan mobil LCGC ini akan berlaku untuk semua industri di dalam negeri dengan syarat mobil tersebut memenuhi kriteria yang telah ditetapkan antara lain untuk jenis kendaraan 600-1.200 cc dengan konsumsi bahan bakar 20-22 km/liter.
Mobil kategori 600 cc - 800 cc bakal mendapatkan keringanan. Mobil-mobil kelas tersebut tidak diharuskan memenuhi kandungan lokal sebesar 85 persen.
Sementara mobil bermesin 900 cc - 1.200 cc akan dikenakan ketentuan kandungan lokal sebesar 85 persen sesuai aturan pemerintah.
Jika melihat spek mesin Ayla, sebenarnya sudah masuk kriteria ini. Ayla memiliki mesin 1.000 cc dan saat dites konsumsi BBMnya di Bridgestone Paving Ground, Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2012) lalu, Ayla membukukan angka konsumsi 1:27 atau 1 liter untuk 27 km. Lebih bagus dari syarat yang diajukan pemerintah.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya