Wakil Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fahmi Harsandono mengatakan jatah BBM subsidi untuk DKI Jakarta untuk 2012 hampir 3 miliar liter atau setara 3 juta Kilo Liter (KL).
Jumlah lah ini kurang lebih 6,8% dari seluruh kuota BBM subsidi 2012 seluruh Indonesia yang sebesar 44 juta Kilo Liter (KL).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jumlah tersebut sebesar 2,08 miliar liter untuk Premium dan 830 juta liter untuk solar. βPremium realisasi 2012 sebanyak 2.082.676.850 liter dan untuk solar sebanyak 830.131.003 liter,β ungkap Fahmi.
Menurut Fahmi, usulan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghapuskan BBM subsidi tersebut sangat tepat.
Jika ini terealisasi akan ada penghematan, sehingga bisa digunakan oleh Pemda DKI Jakarta untuk membangun infrastruktur, transportasi dan saran publik yang lebih baik.
"Pak Ahok pasti punya perhitungan tersendiri, seandainya belanja subsidi Premium dan Solar digunakan untuk perbaikan infrastruktur dan sarana-saran publik pasti jauh lebih bermanfaat," kata Fahmi.
Sebelumnya Ahok mengusulkan agar BBM subsidi di DKI Jakarta dihapuskan, hal ini agar masyarakat bisa beralih ke transportasi publik salah satunya yang akan disediakan Pemda sebanyak 1.000 unit bus.
(dnl/syu)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi