Fitur tersebut akan menghentikan laju kendaraan ketika ada benda (mobil) di depannya, saat pengemudi tidak sadar atau sedang lengah.
Setiap tahun lebih dari setengah juta orang menjadi korban kecelakaan mobil seperti di Inggris, Perancis, Jerman, Italia dan Spanyol. Dengan fitur tersebut, diharapkan pejalan kaki bisa lebih aman jika berhadapan dengan pengendara yang tingkat responsnya rendah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ada benda di depan, sensor tersebut akan memberikan perintah ke ECU kendaraan dan selanjutnya menerapkan sistem otomatis untuk memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan.
Fitur tersebut umumnya bekerja ketika mobil tidak tengah melaju di atas 30 Km/Jam.
Seperti yang pernah detikOto rasakan pada Ford Focus, fitur tersebut hanya bekerja ketika mobil berada pada kecepatan di bawah 30 km/jam.
"Volume lalu lintas tinggi, banyak kecelakaan ketika mobil bergerak lambat, berhenti dan jalan. Dan Active City Stop diharapkan dapat meningkatkan keselamatan di jalan," ujar insinyur pengembangan Fiesta Active City Stop Florian Schweter.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi