Tak pelak, kondisi itu membuat kalangan agen tunggal pemegang merek mobil di Tanah Air berlomba menggelontorkan model terbaru SUV menengah. Bahkan gelaran Indonesia International Motor Show 2012, yang berlangsung 20-30 September, menjadi ajang unjuk diri model baru mereka.
Aroma persaingan sengit pun menyeruak di hajatan tersebut meski tidak diakui terus terang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agen pemegang merek mobil Korea Selatan itu meluncurkan generasi anyar SUV Hyundai Santa Fe, yakni All New Hyundai Santa Fe. Mobil bermesin diesel 2.200 cc CRDi yang bertenaga 197 daya kuda itu dibanderol Rp 449 juta di Jakarta
Bagi pengamat otomotif Sugari Sargo, kehadiran Santa Fe, yang menyusul All New Honda CR-V dan Toyota Fortuner Diesel VNT, sekaligus menjadi pemicu babak baru persaingan SUV medium.
"Perhelatan IIMS menjadi pintu persaingan karena gelaran ini menjadi perhat ian orang, bahkan dunia," ujarnya.
Β
Persaingan bukan hanya di adu keunggulan teknologi atau layanan purnajual semata. Pasalnya, dari aspek itu, semua agen pemegang merek telah memilikinya. Begitu pun dengan merek. "Sedangkan, di segmen ini, harga bukan menjadi hal yang sensitif bagi konsumen," kata dia.
Memang harga Santa Fe sedikit lebih mahal dibanding All New Honda CR-V, yang diluncurkan 8 Agustus lalu, dan mulai resmi dipasarkan di IIMS kali ini. Tapi, bagi Jongkie, harga tersebut sepadan dengan teknologi dan keunggulan yang ditawarkan Santa Fe terbaru tersebut.
Honda tidak gentar dengan persaingan ini. Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor, mengatakan cukup optimistis dengan penjualan SUV menengah buatannya.
"Kami menargetkan Honda CR-V hingga akhir tahun ini bisa terjual 13 ribu unit," kata dia kepada Harian Detik.
Toyota tidak mau kalah. Mereka baru saja meluncurkan Toyota Fortuner VNT (Variable Nozzle Turbodiesel) pada 11 September lalu itu dan membanderolnya mulai Rp 387 juta.
"Mobil ini dirancang sebagai mobil global, teknologinya sangat mumpuni, sehingga digemari masyarakat," kata Joko Trisanyoto, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor.
Joko menyodorkan satu bukti. Sejak diluncurkan pada 2005, Toyota Fortuner telah terjual 60 ribu unit, baik varian bermesin diesel maupun bensin. Karena itu, Djoko mengaku optimistis mobil ini laris.
"Karena kehadirannya juga atas masukan masyarakat konsumen," ucapnya.
Tapi bukan hanya pabrikan asal Asia saja yang menggelontorkan produk anyar mereka di gelaran IIMS kali ini.
Di segmen yang agak tinggi lagi, produsen asal Jerman, yaitu Volkswagen, dan dua pabrikan asal Amerika Serikat, yakni Chrysler serta General Motors, tak mau ketinggalan.
Chrysler melalui PT Garasindo Inter Global meluncurkan Jeep Grand Cherooke SRT. Varian tertinggi, Grand Cherooke SRT, dibanderol Rp 1,5 miliar.
"Tren penjualan kami terus meningkat," ujarΒ Chief Marketing Chrysler Indonesia, Rieva Muchsin.
Adapun General Motors Indonesia di ajang ini memboyong SUV Chevrolet TrailBlazer.
Sedangkan Volkswagen melalui PT Garuda Mataram Motor memperkenalkan SUV VW Tiguan generasi terbaru, yaitu Tiguan 4 x 2 bermesin 1.400 cc dan 2.000 cc berpenggerak 4 x 4.
Keduanya diperkirakan berbanderol Rp 400-600 juta. "Karena ini baru perkenalan, mungkin awal tahun depan baru kami pasarkan," tutur CEO PT Garuda Mataram Motor Andrew Nasuri.
Artikel ini sudah terbit di Harian Detik Edisi Senin Pagi 24 September 2012. Klik di sini untuk membaca artikel Harian Detik yang lainnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?