"Untuk bisa melahirkan H-Molex kami kurang lebih menghabiskan dana hingga Rp 31,2 juta. Untuk motor listriknya menghabiskan dana hingga Rp 8 juta, solar panel satu paket (5 pelat) Rp 9 juta, mesin gas Rp juta, dan 6 buah baterai mencapai Rp 10,1 juta (1 baterai, Rp 1,7 juta)," kata Dosen Elektro Unissula Agus Suprajitno, saat dihubungi detikOto, Senin (3/9/2012).
Tidak hanya itu saja, waktu perakitan pun cukup singkat, hanya 8 bulan saja. "Yang paling lama itu menunggu mesin listik, yang memakan waktu hingga 6 bulan. Dan untuk bisa membuat bentuk seperti ini hanya membutuhkan waktu 2 bulan," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Desainnya memang masih banyak butuh perbaikan. Karena waktu itu waktu kami sangat sedikit sekali. Jadi untuk bagian lampu depannya kami masih menggunakan lampu Daihatsu Gran Max dan untuk lampu belakang kami menggunakan lampu pikap Suzuki Carry," katanya.
"Dan rencananya kami juga nanti akan merakit mobil kecil yang juga akan menggunakan 3 mesin," tambahnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek