Anggota YLKI Sudaryatmo mengatakan kalau Indonesia seyogyanya bisa membentuk badan khusus yang mengawasi kualitas dan keamanan setiap produk di sektor otomotif seperti Badan Keselamatan Jalan dan Lalu Lintas Amerika atau The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).
"Di Amerika, NHTSA sangat kuat karena mereka punya kewenangan untuk mendenda. Jangankan untuk tidak mau menarik, telat kasih pemberitahuan recall saja bisa kena denda jutaan dollar," ujarnya.
"Kalau mereka tidak puas dengan laporan produsen, mereka punya SDM untuk melakukan investigasi independen," tambahnya di Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Sementara untuk di Indonesia, lembaga seperti NHTSA belumlah ada. Sebab, YLKI sekalipun tidak punya wewenang untuk menghukum produsen membayar denda.
"Jadi harus dibuat lembaga baru yang kuat," ujarnya.
Bila ada lembaga seperti itu, dia memprediksi angka kematian akibat kecelakaan bisa berkurang. Di 2011 silam saja ada lebih dari 31 ribu orang tewas akibat kecelakaan di jalan. Sebab selain faktor manusia dan lingkungan, faktor kendaraan juga punya peranan dalam sebuah kecelakaan.
"Tingkat kecelakaan bisa ditekan. Sepertinya SBY harus ditekan dulu secara internasional untuk membentuk badan seperti ini," tuntasnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek