Dikutip gizmag, Selasa (24/7/2012) para peneliti dari Eindhoven University of Technology kini mengembangkan pelapis cat tersebut. Dengan begitu, para pemilik mobil bahkan tidak perlu repot lagi mencuci mobil di masa depan.
Pelapis cat antiair dan antibakteri memang bukan sesuatu yang baru. Banyak peneliti sudah berhasil menciptakannya. Namun pelapis cat yang mampu memperbaiki diri sendiri ketika ada goresan adalah sesuatu yang benar-benar baru.
Peneliti Catarina Esteves dari departemen teknik kimia di universitas itu menjelaskan kalau pelapis cat yang mereka ciptakan itu berukuran nano yang kedap air dan dapat diterapkan di mobil.
Pelapis cat ini bisa menyesuaikan diri mereka sehingga ketika ada benda yang menggores, lapisan cat ini akan segera menutupinya. Meski peneliti mengakui kalau goresan yang bisa sembuh adalah goresan yang dangkal, tidak dalam.
Selain itu, permukaan cat yang jadi 'super licin' membuat kotoran tersapu ketika permukaannya terkena air. Jadi tidak sang pemilik tidak perlu lagi mencucinya dengan sabun atau mengelapnya dengan kain, hanya perlu menyiramnya dengan air atau menunggu hujan turun dari langit dan menyapu kotoran di permukaan mobil.
Teknologi ini dipercaya akan sangat membantu terutama di industri penerbangan dan perkapalan dimana intensitas pengecatan pesawat dan kapal kini bisa lebih panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, lapisan pertama cerdas tersebut mungkin baru siap diproduksi dalam waktu sekitar enam sampai delapan tahun.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik