'Mobil Listrik Irit Banget, Ongkosnya Rp 15.000'

'Mobil Listrik Irit Banget, Ongkosnya Rp 15.000'

Luhur Hertanto - detikOto
Kamis, 19 Jul 2012 14:16 WIB
Mobil Listrik Irit Banget, Ongkosnya Rp 15.000
Jakarta -

Tiga hari terakhir Dahlan Iskan mengadakan test drive city car listrik made in Depok. Hasil pengujian menunjukkan ada masalah dalam hal performa tapi efisiensi biayanya terhitung luar biasa.

"Kalau mobil BBM sehari bisa Rp 100 ribu, ini cuma Rp 15 ribu buat ongkos listriknya," ujar Menteri BUMN, Dahlan Iskan, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/7/2012).

Mobil listrik yang beberapa hari terakhir ini dikendarai Dahlan adalah mobil listrik perkotaan yang memiliki kapasitas baterai 20 kWh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

detikOto mencoba menghitung dengan tarif dasar listrik saat ini mencapai Rp 790/kWh untuk rumah dengan tegangan 1.300 VA, maka uang Rp 15 ribu itu cukup melaju sampai 130 km, sesuai kemampuan baterai mobil sekali isi penuh.

Dengan 130 km kemampuan jelajahnya, sebenarnya cukup bagi para komuter menggunakan mobil ini. Itu dengan catatan Anda mengisi penuh baterainya selama 4-5 jam di malam hari setelah pukul 22.00 WIB.

Kepada wartawan yang menemui sebelum rapat kabinet, Dahlan paparkan bahwa rute test drive kali ini sebatas berkeliling jalanan di Jakarta. Mobil listrik itu dia kendarai sendiri sambil menjalankan sejumlah aktifitasnya.

Masalah performa ditemui ketika mobil sedang menanjak di fly over Semanggi. Akibat kekurangan daya, akibatnya mesin pun jadi tersendat meski cukup handal saat terjebak kemacetan. "Secara umum tidak ada masalah berarti. Saya akan tes drive lagi ke Bandung," sambung Dahlan.

Sebelumnya Dahlan di blog resminya menyebut 4 putera petir yang siap membuat kendaraan listrik.

Mereka adalah:



  • Dasep Ahmadi, engineer lulusan ITB dan pendidikan luar negeri sudah lama berada di industri mobil. Dasep menyelesaikan prototipe city car istrik
  • Danet Suryatama, engineer lulusan ITS dengan gelar doktor dari Michigan AS, sudah lebih 10 tahun menjadi engineer di pabrik mobil AS. Danet sudah bertemu dengan Presiden SBY begitu tiba dari AS. Danet mengerjakan prototipe mobil listrik kelas mewah. Desain mobilnya, yang hanya boleh ditayangkan amat sekilas, membuat penggemar Ferari bisa iri.Β 
  • Ravi Desai, lahir dan lulusan Gujarat. Ravi ahli dalam energi dan menekuni konversi energi. Ravi kini menyelesaikan konversi mobil lama yang ingin diubah menjadi mobil listrik. Ravi mengerjakan proyeknya di Serpong, Tangerang Selatan. Ravi menggunakan mobil Timor yang dicopot mesinnya diganti motor listrik.Β 
  • Mario Rivaldi, spesialis sepeda motor listrik. Lulusan Inggris dan Jerman yang pernah di ITB ini bukan baru membuat, tapi sudah membuat. Sepeda motornya sudah lolos uji sertifikasi dan sudah dipatenkan. Mario tidak mau karyanya ini disamakan dengan motor listrik dari Tiongkok yang kini beredar di Indonesia. Kelas motornya yang akan diberi merek Abyor itu jauh di atas yang ada.
(lh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads