Di antara negara-negara di ASEAN, hanya Malaysia yang memiliki perusahaan mobil terkenal, salah satunya Proton. Dan kini, Proton pun ingin mempromosikan ASEAN ke seluruh dunia.
"Proton itu mobil ASEAN. Meski perusahaan Malaysia, komponen-komponen kami dibuat di negara-negara sekitar, jadi bisa dibilang Proton itu adalah mobilnya ASEAN," ujar Deputy Chief Executive Officer Proton Holdings Berhad, Dato Lukman bin Ibrahim di markas besar Proton di Shah Alam, Malaysia.
Karena itu, Proton pun menurut Lukman siap memperlebar jaringan penjualan mereka di seluruh dunia, karena dengan begitu nama ASEAN juga akan terangkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami yakin dengan Indonesia. Pasarnya besar. Indonesia itu seperti kami (Malaysia). Dulu kami juga hanya membeli mobil Jepang, itu kira-kira di 80-90an. Lalu mobil Eropa. Tapi setelah itu tidak ada masalah dengan mobil dari mana saja, termasuk dengan mobil Malaysia sendiri," jelas Lukman.
Proton pun menurut Lukman kini sedang mencoba memilah dan memilih negara-negara yang sudah mereka masuki. Proton dibawah manajemen DRB-Hicom mencoba untuk fokus ke negara-negara yang memang memiliki pertumbuhan pasar yang tinggi untuk mereka prioritaskan.
Dengan begitu, Proton menurut Lukman akan bisa lebih fokus melayani konsumen-konsumennya di negara itu agar mendapat pengalaman menyenangkan menaiki dan memiliki mobil Proton.
"Alhamdulillah Indonesia adalah salah satunya. Tahun depan kami akan meluncurkan 1 produk baru," ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik