Di mata pabrikan mobil, program mobil nasional dinilai tidak realistis untuk masyarakat Indonesia.
"Saya rasa itu bukan solusi dan bukan jawaban," kata Managing Director PT FMI, Bagus Susanto kepada detikOto di sela-sela test drive All New Focus di Krabi, Thailand.
Menurutnya, dibandingkan mengadakan mobil murah yang beberapa modelnya sudah merebak akhir-akhir ini lebih baik pemerintah memikirkan untuk pengadaan mobil yang kondisinya ramah lingkungan untuk Indonesia saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar mobil Thailand terus berkembang, dan masyarakat Thailand tetap bisa menjangkau mobil-mobil yang diproduksi di Thailand.
"Thailand tidak ada mobil nasional, tapi industri otomotifnya tetap sukses," ucapnya.
Karena itulah ia berhatap pada produsen mobil nasional agar memperhitungkan langkahnya mengadakan mobil nasional sehingga baik untuk masyarakat Indonesia.
(/)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun