Hal tersebut disampaikan Presdir PT Astra Daihatsu Motor Sudirman MR yang juga Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam media forum di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (19/6/2012).
"2 tahun lalu, sudah janji-jaji terus. Kami harapkan bulan Agustus ini lah. Jadi tahun depan sudah mulai produksinya," ujar Sudirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PMK ini menurut Sudirman bagus untuk mengurangi beban di aspek hulu LCGC yakni aspek produksi, namun di hilirnya, yakni Pajak Penjualan atas Barang Mewah/PPnBM belum dirumuskan pemerintah.
"Kalau ini belum keluar kami tidak bisa kalkulasi harga," ujarnya.
Sebelumnya pemerintah menginginkan LCGC memiliki harga yang terjangkau dengan benchmark harga Rp 100 juta.
Ada dua golongan LCGC yakni mobil berkapasitas 1.000 cc dan 1.200 cc. Kedua jenis mobil itu harus ramah lingkungan dengan catatan, mobil 1.000 cc memiliki konsumsi BBM 22 km per liter, sementara 1.200 cc memiliki konsumsi BBM 20 km per liter.
Pada program ini merek yang mau berpartisipasi harus bisa memproduksi mobil murah itu minimal kandungan komponen lokal sebesar 40 persen yang harus ditingkatkan menjadi 80 persen dalam 5 tahun. Jumlah produksi mobil murah itu minimal 100.000 per tahun dengan nilai investasi minimal Rp 1 triliun.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi