Hidayat meminta keringanan harga mobil hybrid, bahkan kedepannya mobil ini dipakai sebagai mobil dinas Kementerian/Lembaga (K/L).
"Presiden meminta dalam 2-3 minggu kedepan harus sudah ada kepastian soal mobil hybrid ini. Maka usai dari sini (Kazakhstan) saya berencana mengundang CEO Toyota Pusat," ungkap Hidayat kepada detikOto di Astana, Kazakhstan, Selasa (22/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin memasarkan di Indonesia oleh sebab itu kita minta keringanan," kata Hidayat.
Lebih jauh Hidayat mengatakan keunggulan mobil hybrid ini memang emisi karbon yang dikeluarkan sangat rendah serta ramah lingkungan. "Bahkan hemat energi," tambahnya.
Oleh karena itu, Hidayat mengatakan bersama Menteri Keuangan Agus Martowardojo tengah berdiskusi untuk memberikan keringanan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) atau dipertimbangkan untuk tidak masuk barang mewah.
"Nah kita minta harganya bisa turun kan kita berikan insentif juga," tutup Hidayat.
(dru/ddn)










































