Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) masih belum mendapat tanggapan dari pihak prinsipal Mercedes-Benz. Padahal batas waktu sampai 16 Mei lalu.
Rencana untuk mengeluarkan Mercy dari keanggotaan Gaikindo pun belum terjadi. Hingga kini Mercy masih menjadi anggota Gaikindo. Gaikindo pun terpaksa memberikan keleluasaan untuk Mercy sampai akhir Mei 2012.
"Kita tunda sampai akhir Mei, Mercy yang minta. Andaikan dia keluar tidak apa-apa. Kalau mereka kaluar juga gpp. Tapi Gaikindo ingin dia tidak kaluar, dan Mercy Indonesia juga mengharapkan tetap di Gaikindo," kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto kepada detikOto, Senin (21/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berharap dia (Mercedes-Benz Indonesia) bisa menyakinkan pihak pusat," ucap Jongkie.
Sejauh ini pihak Mercy sendiri sudah bersikap kooperatif terkait perseteruan tersebut. Prinsipal Mercedes-Benz mengirimkan pengacara langsung dari Jerman ke Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini, namun belum juga terselesaikan.
Prinsipal Mercedes-Benz di Jerman tidak setuju membocorkan hasil penjualan di setiap negara. Padahal, peraturan Gaikindo menyebutkan tiap produsen haruslah menyetor angka penjualan mereka tiap bulan. Bila ini tidak ini melanggar keanggotaan Gaikindo, bahkan Mercedes-Benz bisa dipecat dari keanggotaan Gaikindo.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik