Keduanya seperti dilansir Reuters, Kamis (22/3/2012) setuju untuk membentuk perusahaan patungan yang akan memproduksi dan menjual mobil di China.
Namun sebelum hal itu terlaksana, JLR (yang kini sahamnya dimiliki Tata Motors) dan Chery terlebih dulu harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah China, soalnya investasinya cukup besar yakni mencapai 17,5 miliar yuan atau sekitar Rp 25 triliun. Pabrik akan dibangun di kasawan timur China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan patungan itu akan memproduksi mobil bermerk JLR dan mobil dengan merek baru yang dikembangkan bersama-sama.
"Ini merupakan langkah penting untuk JLR dan Tata Motors untuk bergerak maju," ujar analis otomotif dari PINC Research Vineet Hetamasaria.
"Meski ini baru di atas kertas saja, hasilnya mungkin masih agak lama," ujarnya.
Lamanya persetujuan pemerintah China sudah dirasakan oleh Subaru, yang tahun lalu mengajukan diri untuk membuat mobil Subaru di China dengan Chery. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi dari pengawas China kapan mereka akan menyetujuinya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?