Daihatsu Tunda Lahirkan Mobil Petani

Daihatsu Tunda Lahirkan Mobil Petani

Syubhan Akib - detikOto
Jumat, 02 Mar 2012 09:01 WIB
Daihatsu Tunda Lahirkan Mobil Petani
Jakarta - Rencana Daihatsu untuk segera memproduksi massal mobil niaga untuk petani yang dahulu pernah dipamerkan dalam bentuk konsep, Daihatsu F-Concept sepertinya harus ditunda. Sebab ada berbagai kendala yang mengganjal hati Daihatsu ketika ingin memproduksinya.

Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman MR menjelaskan bahwa kelahiran mobil konsep yang pernah dipamerkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 akan ditunda.

"Kita sudah lakukan survei, bahkan sampai ke pedalaman, tapi setelah dihitung-hitung, ternyata hitungan kami belum masuk (untuk memproduksinya)," jelas Sudirman.

F-Concept sendiri awalnya dirancang Daihatsu untuk ikut program mobil angkutan pedesaan yang akan dibuat oleh pemerintah. Namun, perkembangan terkini, proyek itu ternyata akan dialihkan untuk dipegang oleh merek-merek lokal seperti Tawon dan GEA.

"Bukan, bukan itu masalahnya. Masalahnya ya di hitung-hitungan kami belum masuk. Dan bukan tidak jadi ya, tapi di tunda," elaknya.

F-Concept sendiri merupakan mobil konsep Daihatsu yang didesain oleh desainer Indonesia. Mobil ini memiliki dimensi 2.925X1.295X1690 mm (PXLXT) dengan sumbu roda 1.840 mm dengan kapasitas tempat duduk hanya untuk dua orang dengan bak belakang yang serba guna.

Sementara untuk dapur pacunya, Daihatsu memberikan mesin 660 cc dengan 3 silinder segaris OHC untuk diaplikasikan ke F-Concept. Mobil ini sebenarnya cocok untuk wilayah pertanian Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk mobil konsep lain yakni Daihatsu A-Concept yang dipamerkan di IIMS 2011, Daihatsu menurutnya tetap dalam rencana untuk memproduksi massal.

Hanya saja, Daihatsu sedang menunggu regulasi program Low Cost and Green Car yang sedang digodok pemerintah. Seperti diketahui, bila program angkutan pedesaan pemerintah 'menjatah' proyek itu untuk produsen mobil lokal, pada program Low Cost and Green Car, pemerintah menjatah proyek itu untuk merek-merek mobil asing.

Dalam kedua program itu, menurut rencana pemerintah akan memberikan sejumlah insentif asalkan tiap pabrikan baik lokal maupun asing mampu memproduksi mobil berharga dibawah 90 jutaan.

"Kalau A-Concept masih dalam rencana. Kita sedang tunggu regulasi pemerintah," tegasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads