Produsen mobil terbesar asal Korea, Hyundai dikabarkan sudah menghentikan produksi i20 menyusul kelahiran Grand Avega. Inden pun sudah tidak bisa.
Salah seorang sales di diler resmi Hyundai menuturkan saat ini di dilernya tinggal menghabiskan stok i20.
"i20 kita sudah tidak produksi i20. Rencananya menghabiskan stok saja. Hanya ada 3 unit GL, XG tidak ada, sudah habis. Yang diesel (CRDi) juga sudah tidak kita stop indennya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ketika dikonfirmasi ke PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), i20 nasib i20 belum dipikirkan, apakah akan menghentikan produksi atau tidak.
"Untuk i20 sedang melihat market segalanya sebelum menentukan lanjut atau tidaknya. Memang ada secara harga, harganya mendekati," ucap Vice President Director PT HMI, Mukiat Sutikno.
Ia pun menjelaskan, sejak kehadiran Grand Avega hatchnback, penjualan i20 bensin memang agar terpengaruh di RI. Namun menurutnya HMI belum mengambil sikap aktif untuk tidak meneruskan penjualan i20 bensin dan diesel. Soalnya untuk model i20 tersebut masih ada peminatnya.
"i20 peminatnya masih ada. Kita lihat sampai 3 bulan ke depan," tutupnya.
Hyundai i20 pertama kali meluncur pada bulan Juli 2009 lalu. Namun menyusul kelahiran Grand Avega, penjualan i20 makin merosot. Di bulan Januari lalu, tercatat angka penjualan i20 sebanyak 22 unit, sedangkan Grand Avega mencapai 191 unit.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?