"Kita persilakan masuk ke sini (Indonesia)," kata Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR di Jakarta.
Meskipun begitu, Sudirman menjelaskan Tata Motors belum tercatat sebagai anggota Gaikindo. "Mereka tidak masuk ke kita (Gaikindo)," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut dipastikan oleh Managing Director Tata Motors, P.M. Telang dalam wawancara khusus The Hindu awal Februari lalu.
"Kami melihat pasar Indonesia dengan sangat serius. Dalam beberapa hal, Indonesia merupakan replika dari pasar India," ujarnya.
Tata Motors akan mengembangkan diri di Indonesia dengan bertahap. Membuat pabrik perakitan adalah langkah perdana kemudian beralih ke proses produksi penuh.
"Kami melihat kandungan lokal akan meningkat dengan cepat karena ASEAN memiliki infrastruktur yang cukup. Jadi kami melihat kemungkinan yang bagus untuk tumbuh," ujarnya.
Telang menolak menyebutkan model mobil mana yang akan dirakit di Indonesia, namun beberapa pejabat tinggi di Tata Motors menyebutkan mobil pertama yang akan dirilis Tata Motors di Indonesia adalah Tata Ace. Mobil niaga itu rencananya akan masuk dan dirakit di tanah air dengan pasokan komponen dari India.
"Setelah Ace akan diikuti dengan mobil penumpang," tutur pimpinan Tata Motors tersebut.
Gelagat Tata Motors memasuki pasar Indonesia sudah terlihat beberapa tahun lalu. Dalam sebuah pameran di Jakarta, Tata Motors mengenalkan beberapa line up seperti mobil pikap Xenon dan Sumo Grande. Mobil termurah sejagat yakni Tata Nano pun dikabarkan menjadi salah satu andalan Tata di Indonesia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi