Ketidaktertarikan Audi untuk menanamkan investasi di RI sampai membuka pabrik sampai 5 tahun ke depan.
"Indonesia sendiri sangat berkembang. Tentu yang kita harapkan ada investasi. Namun sepertinya tidak sampai 5 tahun ke depan. Belum ada planning masuk ke RI. Mereka (Audi Group) masih kerjasama dengan Garuda Mataram Motor," kata CEO PT GMM, Andrew Nasuri disela-sela preview Audi Q3 di Jakarta, Selasa (21/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Audi sendiri seperti yang ditegaskan Andrew sudah melihat ke arah itu. Namun piha principal nyatanya belum tertarik meski Mercedes-Benz sebagai pesaingnya terus meningkatkan investasinya.
"Mereka sudah melihat, kerjasama dengan umpama dengan lokal atpmnya bagus. Seperti VW, memang dari VW AG mereka mau masuk ke pasar-pasar di Indonesia tapi Audi belum ada plan. Actually 5 tahun ini masih belum ada. Selain itu total premium di RI sangat kecil bila dibandingkan dengan negara di ASEAN. Tapi kita lihat Indonesia sangat tough," pungkasnya.
Andrew juga menjelaskan jika Audi tidak memiliki target untuk berinvestasi di RI. Sampai saat ini Audi hanya men-CKD mobil-mobilnya di RI bertujuan untuk menekan harga jual. Selain itu juga bakal memperbanyak jaringan dealer. Pasalnya Andrew menilai betapa pentingnya purna jual untuk konsumen Audi di RI.
"Audi tidak ada target untuk investasi di sini. Intinya sampai 5 tahun ke depan belum ada rencana itu (bangun pabrik). Kita saat ini perkuat jaringan dealer dulu," tegas Andrew.
(ikh/syu)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!