Bahkan, Obama saat ini sedang berencana untuk menaikkan subsidi pembelian mobil listrik dari US$ 7.500 (Rp 67,5 juta) menjadi US$ 10.000 (Rp 90 juta) untuk setiap pembeli mobil listrik.
Gedung Putih seperti diberitakan Daily Caller, Rabu (15/2/2012), berencana akan menyiapkan paket subsidi untuk tiap pembeli mobil listrik. Angka subsidi tiap mobil listrik yang dijual di Amerika pun direncanakan makin besar yakni mencapai US$ 10.000 (Rp 90 juta).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, paket subsidi yang mencapai US$ 100 juta per tahun ini masih harus lebih dahulu disetujui oleh kongres Amerika Serikat. Selain mobil listrik seperti Chevrolet Volt, mobil-mobil yang bertenaga baterai dan gas alam pun dikabarkan juga akan mendapat subsidi serupa.
Dan seperti biasa, jika menyangkut Chevy Volt, selalu ada perdebatan di Amerika. Tak terkecuali ketika penambahan subsidi ini diumumkan Obama. Mereka yang menolak menyebut penambahan subsidi ini akan memberikan keuntungan bagi orang kaya dalam membeli mobil listrik namun di sisi lain akan merugikan pembayar pajak.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat