Sebelumnya, mobil listrik buatan produsen AS General Motors itu mengalami kebakaran saat diuji coba. Meski penyelidikan oleh otoritas terkait sudah dihentikan, hal itu tak menghalangi lawan-lawan politik Obama untuk menyerangnya.
Dalam sidang Kongres AS pekan lalu, otoritas dinilai terlalu lamban membuka investigasi kebakaran mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui pemerintahan Obama memang menggalakkan mobil listrik seperti Chevy Volt, Obama pun mengucurkan dana pajak rakyat untuk menyelamatkan GM dari kebangkrutan. Mobil Volt juga dipakai sebagai mobil dinas untuk pejabat pemerintahan AS.
CEO GM Dan Akerson yang gerah dengan hal ini pun langsung berkomentar tentang hal ini.
"Kami tidak merancang Volt untuk menjadi sansak tinju untuk para elit politik. Tapi itu yang terjadi," ujar Akerson di Reuters, Senin (30/1/2012).
Kebakaran yang melanda Chevy Volt terjadi ketika Badan Keselamatan Jalan dan Lalu Lintas Amerika atau The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) melakukan uji tabrak. Baterai Volt terbakar sebagai dampak dari tabrakan itu.
NHTSA mulai menyelidiki insiden ini pada November tahun 2012. Namun NHTSA kemudian menghentikan penyelidikan karena menilai kebakaran bisa saja menimpa semua jenis mobil tanpa terkecuali.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit