Peristiwa pencurian itu terjadi pada (4/10/2011). Tiga mobil hilang dalam semalam. Ironisnya, lokasinya sama hanya berbeda blok, yakni Terminal 1 A, 1 B dan 1 C. Di terminal 1A mobil yang hilang adalah Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi B-1582-NF.
Sedangkan yang di terminal 1B mobil Avanza bernomor polisi B-1308 PFN dan di terminal 1C hilang Avanza silver dengan nomor polisi F-1665-LG. Para pemilik mobil ini masih memegang karcis parkir mobil yang mereka miliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modus yang dilakukan saat itu, langkah pertama yang dilakukan para pencuri adalah menyewa mobil dari tempat rental. Jenis mobil yang dipinjam ini harus sesuai dengan mobil yang akan dicuri di tempat parkir. Kemudian kawanan pencuri membuat pelat nomor palsu yang sama dengan nomor mobil rental yang mereka pinjam.
Kawanan ini kemudian menuju bandara menggunakan mobil yang mereka sewa. Mereka akan masuk lokasi parkir dan mendapatkan karcis parkir seperti kendaraan lainnya. Di parkiran bandara, mereka kemudian beraksi.
Kawanan pencuri mobil ini akan mencari kendaraan yang jenisnya sama dengan STNK mobil rental mereka. Kemudian saat sepi, mereka mencopot pelat nopol mobil yang mereka curi dan menukarnya dengan pelat nomor yang telah mereka buat sebelumnya.
Setelah itu mereka keluar dari parkiran bandara dengan mobil curian. Petugas tidak curiga sedikit pun karena saat dicek mereka memegang karcis parkir yang nomornya cocok dengan kendaraan yang mereka curi.
Sedangkan mobil rental yang mereka gunakan ditinggalkan begitu saja di Bandara Soekarno-Hatta. Dengan cara kawanan pencuri ini hanya kehilangan uang ratusan ribu rupiah untuk menyewa mobil rental, namun bisa mendapatkan mobil yang mereka incar.
(nal/ddn)
