"Produksi massal dimulai akhir tahun untuk GEA dan TAWON," kata Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Budi Darmadi saat ditemui di Kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/01/2012)
Budi juga mengatakan agar produksinya lebih ekonomis, produksi 1 unit mobil ini tidak dilakukan oleh 1 pabrik saja."Platform bersama, jadi nanti bisa bertukar, agar produksinya lebih ekonomis," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil TAWON merupakan produksi PT Super Gasindo Jaya. Mobil ini dibandrol seharga Rp 39,99 juta per unit. Sementara itu GEA merupakan produksi mobil PT Industri Kereta Api (INKA), kabarnya dibandrol Rp 50 juta.
Terkait mobil Esemka, mobil ini merupakan rakitan pelajar SMK di Solo. Mereka melakukan modifikasi mesin dan perakitan, di luar dari para pabrikan mobil tersebut.
(hen/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?