Hal tersebut disampaikan Director Global PR Team Hyundai Motor Company Frank Ahrens, kepada wartawan di Markas Hyundai, Yangjae-dong. Seocho-gu, Seoul, Korea.
"Kita belum siap untuk memproduksi massal, lihat saja penjualan mobil listrik yang lain seperti Nissan LEAF," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil listrik Hyundai BlueOn dikenalkan ke publik 2010 lalu. Mobil yang menggunakan teknologi BlueDrive ini memang tidak berbeda dengan Hyundai i10, karena memang mengambil basis dari city car Hyundai tersebut, yang dikembangkan dalam satu tahun terakhir ini dengan dana investasi mencapai US$ 34 juta.
BlueOn dibekali dengan motor listrik yang sanggup memproduksi tenaga mencapai 82 Hp dan torsi 210 Nm. Baterai LiPoly 16,4 kwh bisa menyimpan tenaga untuk menempuh jarak 140 km.
Hyundai mengatakan BlueOn dapat dikebut 0 - 100 km/jam dalam waktu 13,1 detik dan mencapai kecepatan tertinggi sampai dengan 130 km/jam.
Baterai BlueOn pun bisa diisi ulang di sakelar rumah tangga biasa selama 6 jam untuk mengisi penuh, sementara pengisian cepatnya dengan kapasitas 80 persen, cukup dalam waktu 25 menit.
Dan seperti mobil listrik lainnya, Hyundai akan menyematkan fitur BlueOn Virtual Engine Sound System (VESS), yang menciptakan suara buatan untuk keselamatan pejalan kaki saat berkendara dengan kecepatan rendah.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?