Hyundai Belum Pikirkan Bikin Pabrik di Indonesia

Laporan dari Korea Selatan

Hyundai Belum Pikirkan Bikin Pabrik di Indonesia

- detikOto
Rabu, 02 Nov 2011 08:10 WIB
Hyundai Belum Pikirkan Bikin Pabrik di Indonesia
Seoul - Pasar mobil Indonesia diperkirakan akan mencapai angka 1 juta unit dalam beberapa tahun mendatang. Meski begitu pabrikan Hyundai belum berpikiran untuk menambah investasi dengan mendirikan pabrik sendiri di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Director Hyundai Motor Company untuk Asia Pasifik, Afrika dan Timur Tengah Y.K. Koo saat ditemui wartawan Indonesia di kantor pusat Hyundai di Yangjae-dong, Seocho-gu, Seoul, Korea, Selasa (1/11/2011).

"Kami mengakui permintaan terus meningkat di Indonesia, di 2015 angkanya mencapai 1 juta unit. Namun kami belum ada rencana untuk menambah lagi investasi saat ini," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun tidak akan menambah investasi, Hyundai ingin meningkatkan lagi jumlah mobil yang dikirim ke Indonesia. "Kami tetap ingin eksis di Indonesia dan kami ingin lebih meningkatkan ekspor," ujarnya.

Di tahun 2010 lalu, Hyundai sempat berencana membangun pabrik baru di kawasan ASEAN. Dua negara yakni Vietnam dan Indonesia kabarnya dibidik menjadi negara tujuan Hyundai. Pemerintah Indonesia pun rajin merayu Hyundai untuk mewujudkan investasinya.

Director Global PR Team Hyundai Motor Company Frank Ahrens mengatakan Hyundai belum memutuskan akan membangun pabrik di mana saat ini.

"Kami terus melakukan studi, beberapa lokasi di ASEAN, tapi kami belum bisa memutuskan," ujarnya.

Hyundai di ASEAN hanya memiliki pabrik perakitan CKD. Di Indonesia tempatnya di Pondok Ungu. Di sini lah, Grand Avega dan Hyundai H-1 dirakit. "Dengan pabrik CKD produksi mobil terbatas, mengubah izin juga agak sukses, jadi setiap pabrikan mobil menginginkan adanya fair trade di ASEAN," ujarnya.


(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads