Penarikan kembali atau recall ini terjad karena General Motors (GM) Korea Co. menemukan adanya cacat pada selang bahan bakar pada model tertentu di Capriva bermesin diesel.
Akibat cacat tersebut, mobil dikhawatirkan akan mengalami kebocoran bahan bakar dan membuat mobil berhenti mendadak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Korea Selatan ada 32.618 unit yang akan ditarik termasuk 23.795 unit Winstorm 2.0 Diesel dan 3.141 unit Winstorm Max 2.0. Sisanya sudah disalurkan ke beberapa negara lain.
Mobil-mobil tersebut adalah mobil yang diproduksi di pabrik di Korea Selatan antara 11 Februari 2008 dan 2 Januari 2011.
Penarikan kembali akibat cacat pada selang bahan bakar sendiri bukanlah kali pertama ini dilakukan Chevrolet terhadap Captiva.
Tercatat pada bulan Maret tahun lalu pun Chevrolet pernah mengumumkan recall dengan masalah serupa terhadap Captiva atau Winstorm yang dibuat antara 1 April 2006 hingga 31 Desember 2007.
Namun belum pasti apakah penarikan kembali ini akan pula mempengaruhi mobil Chevrolet Captiva yang ada di Indonesia. Sebab, Chevrolet Captiva yang dipasarkan di nusantara merupakan Captiva yang diproduksi di pabrik di Thailand, hanya Cruze dan Spark yang diproduksi Korea Selatan dan dijual di Indonesia.
Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PT General Motors Indonesia yang memasarkan mobil ini di Indonesia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik