Pengumuman itu merupakan pernyataan yang berani dari GM, dan ini merupakan sinyal yang jelas dari GM yang ingin menjadi pemimpin 'mobil mandiri' di masa depan.
Wakil Presiden GM untuk Penelitan dan Pengembangan Global Alan Taub memperkirakan bahwa kemajuan teknologi kendaraan yang dapat mandiri saat ini sudah sangat maju dan mendekati kenyataan yang sulit dipercaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perangkat radar, sensor, kamera, GPS dan perangkat komunikasi portabel di mobil masa depan akan pula berinteraksi antara satu mobil dengan mobil lain.
"Teknologi yang kami sedang kembangkan akan memberikan tambahan kenyamanan bagi sebagian atau bahkan benar-benar mengambil alih tugas mengemudi," katanya seperti detikOto kutip dari Caradvice.
"Tujuan utama adalah soal keamanan. Sistem keselamatan masa depan akan menghilangkan kecelakaan sama sekali membantu pengendara bahkan sebelum mereka menyadari situasi berbahaya," tambahnya.
Sebelumnya, GM sudah melakukan penelitian terkait teknologi ini sejak 2007 silam dimana Chevrolet Tahoe dimodifikasi sedemikian rupa agar mampu berjalan sendiri tanpa awak dari California ke basis Angkatan Laut Amerika yang jaraknya 55 mil.
"Dalam tahun-tahun mendatang, kami percaya industri akan mengalami lompatan dramatis dalam sistem keselamatan aktif, dan, mudah-mudahan, penurunan dramatis dalam cedera dan kematian di jalan raya kita," ucap Taub.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun