Seperti dilansir Reuters ada beberapa fakta yang membuat keberadaan mereka di tanah Eropa ditakuti.
Pertama, penjualan Hyundai-KIA di Eropa lebih mentereng dibanding produsen mobil Asia lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, KIA-Hyundai berkompetisi dengan Volkswagen dalam persaingan menjadi pemimpin industri otomotif.
Di Frankurt Motor Show, Hyundai dan afiliasinya itu mendapat banyak pujian dari rivalnya.
"Mereka adalah perusahaan yang kuat dan pesaing yang kuat. Dan mereka cukup agresif dalam tiga atau empat tahun terakhir ini," ujar Presiden General Motors Eropa Nick Reilly, yang mengenal kedua pabrikan ini dengan baik.
"Kami melihat Hyundai-KIA sebagai pesaing yang sangat serius. Mereka membangun mobil yang bagus, desain yang menarik, dan kualitasnya membaik," ujar Eksekutif Volkswagen Christian Klingler.
Analis pun memperingatkan para pimpinan pemasaran VW untuk memperhatikan kiprah Duo Korea itu.
"Hyundai akan bersaing dengan VW untuk memperebutkan produsen mobil terbesar dunia, memang bukan tahun ini atau tahun depan, tapi yang pasti dalam jangka menengah," ujar analis dari NordLB Frank Schwope.
"KIA adalah pabrikan Jepang ketika 15 atau 20 tahun yang lalu," tambahnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?