Pemerintah Belum Puas dengan Toyota

Pemerintah Belum Puas dengan Toyota

- detikOto
Rabu, 14 Sep 2011 10:25 WIB
Pemerintah Belum Puas dengan Toyota
Jakarta - Toyota selama berpuluh tahun sudah memimpin pasar otomotif nasional. Selama 40 tahun Toyota berproduksi di Indonesia, hampir 3 juta unit mobil beredar di pasaran. Kandungan lokal untuk beberapa produk Toyota pun meningkat seperti Kijang yang sudah mencapai 80 persen, namun pemerintah belum puas.

Pemerintah lewat Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meminta Toyota meningkatkan lagi kandungan lokal setiap mobil yang diproduksi di Indonesia.

"Beberapa tahun lalu, ketika saya masih menjadi peneliti, saya selalu datang ke pabrik Toyota untuk melakukan wawancara dan penelitian. Waktu itu kandungan lokalnya mencapai 40 persen. Saya senang sekarang sudah 80 persen untuk Kijang. Tapi kami harap itu meningkat lagi," ujarnya saat memberikan sambutan di peringatan 40 Tahun Toyota di Hotel Shangri-La, Jalan Sudirman, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mari pun membandingkan dengan kandungan lokal di negara pesaing yakni Thailand yang sudah mencapai atau setidaknya mendekati angka 90 persen.

"Kami ingin melihat peningkatan dalam lokal konten, termasuk pengembangan komponen, kemudian di industri tool and die, dan juga mesin yang merupakan high added value di industri otomotif," ujar Mari yang terlihat cerah dengan menggunakan baju yang dibungkus kain songket Palembang.

Karena itulah, begitu Toyota memutuskan untuk membuka pabrik kedua di Karawang, dan menanamkan investasi senilai Rp 2,9 triliun, Mari mengaku senang.

"Kami harap Indonesia menjadi basis produksi yang penting untuk Toyota. Bukan hanya untuk Indonesia, tapi Asia, dan mungkin bisa meningkatkan ekspor ke Jepang," ujarnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads