Amerika Tinjau Persiapan Pabrik Mobil Chevy di Indonesia

Amerika Tinjau Persiapan Pabrik Mobil Chevy di Indonesia

- detikOto
Kamis, 25 Agu 2011 18:59 WIB
Amerika Tinjau Persiapan Pabrik Mobil Chevy di Indonesia
Pondok Ungu - Produsen mobil Amerika Serikat, Chevrolet siap membangun pabrik perakitan mobil di Indonesia. Perwakilan Chevrolet dari Amerika pun menyempatkan diri untuk datang meninjau lokasi pabrik di Pondok Ungu, Bekasi.

General Motors International Operations (GMIO) Vice President of Manufacturing John Buttermore serta anggota tim rombongan GMIO melakukan kunjungan dua hari ke Indonesia untuk memantau pabrik General Motors (GM) Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi, Rabu (24/8). Fasilitas tersebut akan dibuka kembali pada tahun 2013.

Pembukaan kembali pabrik tersebut adalah bagian dari strategi dan komitmen jangka panjang GM untuk meningkatkan penjualan di kawasan Asia Tenggara, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara serta industri otomotif dalam negeri.

"Selain memberi dukungan kuat terhadap tim GM Indonesia, kunjungan saya ke pabrik kami di Bekasi adalah untuk meninjau bagaimana kami dapat memastikan perkembangan pembukaan kembali pabrik untuk memungkinkan kami mengembangkan jejak kaki Chevrolet di Asia Tenggara," kata Buttermore dalam keterangan yang detikOto dapat, Kamis (25/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama kunjungannya kali ini, John Buttermore menegaskan pentingnya fasilitas manufaktur di Bekasi sebagai langkah dan starategi memproduksi mobil penumpang untuk pasar domestik dan Asia Tengara di masa yang akan datang.

Dia juga menekankan bahwa praktek-praktek terbaik, teknologi manufaktur global dan keahlian GM akan dikembangkan di fasilitas manufaktur tersebut.

Sebagai catatan, karena perkembangan ekonomi kawasan Asia Tenggara yang terus menggeliat Chevrolet pun telah mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 67 persen year on year (YoY) di kawasan Asia Tenggara pada bulan Juli.

Pada bulan yang sama, penjualan Chevrolet di Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 29 persen YoY, sedangkan penjualan industri secara keseluruhan menurun 13 persen.

"Kami akan meneruskan momentum kami dengan berfokus pada pembukaan kembali fasilitas manufaktur di Bekasi," kata Presiden Direktur GM Indonesia Marcos Purty.

Fasilitas manufaktur dengan luas 11 hektar tersebut akan memproduksi hingga 40.000 unit kendaraan per tahun dan dapat menciptakan lebih dari 800 lapangan kerja baru.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads