Namun Subaru pun optimistis mobil tersebut bakal mendongkrak penjualan Subaru di Tanah Air. Bila sebelumnya penjualan mobil Subaru tidak lebih dari 600 unit pertahun, maka dengan kehadiran mobil tersebut penjualan mobil Subaru bisa lebih dari 2.000 unit pertahun di Indonesia.
"Tahun ini kita hanya bisa menjual 500 unit, namun tahun depan kita bisa jualan 2.200 unit mobil Subaru," kata Regional Senior Sales Manager Subaru, Markus, di Jakarta akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ia menyampaikan tahun ini Subaru hanya sanggup menjual 300 unit Subaru (di semester-I 2011 dan di semester-II 2011 sekitar 200 unit). Dimana penjualan terbesar didapatkan dari Subaru Forester sekitar 60 persen.
"Setelah semuanya selesai dan Subaru XV masuk RI, kita yakin penjualan kita meningkat drastis. Itu karena Subaru XV sangat kometitif. Harga berkisar Rp 300 juta sampai 400 juta," tandas Markus.
Presiden Direktur Motor Image yang merupakan pemasok mobil Subaru di kawasan Asia Tenggara, Glenn Tan menuturkan mobil ini akan masuk ke Indonesia pada pameran Indonesia International Motor Show 2012.
"Kita akan datangkan secara CBU Malaysia ke Indonesia pada IIMS tahun depan," kata Glenn. Subaru XV akan diperkuat dengan mesin kapasitas boxer 2.000 cc bersin bertransmisi CVT.
Sayang ketika ditanya apakah bakal mengusung AWD, Glenn belum mau terbuka soal itu. Namun ia menyakini Subaru XV bakal irit bahan bakar minyak.
"Ini kompak SUV dan akan mengusung mesin kapasitas 2.0 liter CVT bensin. Dan itu akan irit dikelasnya," yakin Glenn.
Selain itu rencananya mobil tersebut bakal ASEAN lokal konten sebesar 30-40 persen. Dengan harga tersebut lanjut Glenn Subaru XV bakal memiliki harga kompetitif.
"Dengan 3-40 persen ASEAN lokal konten, Subaru XV akan sangat kompetitif," tandas Glenn yang belum mau mengungkapkan harga crossover terbarunya itu.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta