"Kasihan polisi. Kalau polisi buta warna bagaimana? Capek polisi lihat warna sampai miring-miring. Kasihan sekolah capek-capek cuma disuruh perhatiin warna. Nambah-nambahin kerjaan saja," ujar pengamat kebijakan publik Agus Pambagio kepada detikcom, Selasa (2//8/2011).
Agus menilai, langkah pembatasan kendaraan berwarna tidak efektif karena masyarakat bisa membeli mobil lebih dari satu dengan warna berbeda. Masyarakat juga akan menolak kebijakan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menyarankan, bus Transjakarta (TransJ) koridor I hingga IX dibenahi. Headway (kedatangan) bus TransJ harus 5 menit.
"Saya sudah pernah bilang Foke (Fauzi Bowo) untuk benahi saja transportasi massal. Ya dia hanya iya-iya saja jawabnya," kata Agus.
Setelah pembenahan transportasi massal, lanjut Agus, Foke bisa memberi contoh pada masyarakat agar menaiki angkutan umum.
"Pokoknya dibereskan dulu angkutan umum, MRT juga," tutup Agus.
Polda Metro Jaya akan melakukan uji coba pembatasan kendaraan berwarna di jalan protokol saat perhelatan SEA Games November mendatang. Jika berhasil, maka kebijakan ini akan diteruskan. Warna kendaraan akan ditentukan melalui kategori warna kendaraan gelap dan terang. Misalnya hitam, abu-abu, biru tua, coklat, masuk dalam kategori warna gelap. Sedangkan untuk warna merah, biru muda, hijau, putih, merah jambu masuk kategori warna terang. Sedang mobil yang banyak warna, akan dicari warna yang dominan.
(nik/ddn)










































