Dalam persentasi VP Refining Technology, Rifinery Directorate Pertamina, Hery Supandriyo terungkap kalau hanya wilayah DKI Jakarta saja yang sudah menikmati kualitas bahan bakar dengan standar Euro3.
Sementara wilayah lain di luar Jakarta kebanyakan belum bisa menikmatinya. Namun begitu, para pengguna mobil di Jakarta juga masih harus bersabar, sebab baru pada 2016 Pertamina kemungkinan baru bisa menaikkan standar bahan bakar jadi Euro4 pada 2016. Tapi itu baru untuk kota besar seperti Jakarta saja. Karena kota kecil atau daerah pedesaan sepertinya masih harus menunggu lebih lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila melihat jangka waktu tersebut, Indonesia sepertinya akan terus ketinggalan. Sebab negara-negara lain sudah mulai menerapkan standar emisi yang tinggi sebelum tahun tersebut.
Jepang sudah mulai menerapkan standar Euro4 pada tahun 2009 dan kini sudah siap meningkatkannya menjadi Euro5. Sementara Thailand akan mulai menerapkan standar Euro4 pada tahun depan, Malaysia di 2015, Singapura di 2012, China di 2011 dan India di 2015.
Saat Indonesia sudah menerapkan standar Euro4, Thailand, Singapura dan China sudah akan menggunakan standar Euro5.
Lalu apakah kenaikan standar emisi dari Euro2 ke Euro4 itu bisa dipercepat? "Tidak, karena kita harus tunggu Cilacap siap, 2016 atau 2017," pungkas Heru.
Sementara itu, para pengguna mobil diesel sepertinya akan lebih cepat merasakan solar dengan standar Euro4. Untuk DKI Jakarta standar tersebut akan mulai dinikmati pada 2014 mendatang, dan untuk seluruh Indonesia pada 2017.
Standar Euro4 pada solar ini berarti kandungan sulfur pada solar kurang dari 50 ppm, jauh lebih rendah dari kandungan yang ada di solar sekarang yang mencapai 3.500 ppm.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus