Subaru Belum Berniat Bangun Pabrik di Indonesia

Subaru Belum Berniat Bangun Pabrik di Indonesia

- detikOto
Senin, 11 Jul 2011 08:42 WIB
Subaru Belum Berniat Bangun Pabrik di Indonesia
Surabaya - Produsen mobil Subaru akan merakit mobil mereka di Malaysia. Namun untuk Indonesia, Subaru belum berencana akan membangun pabrik di sini.

Hal tersebut menurut Presiden Direktur Motor Image yang merupakan pemasok mobil Subaru di kawasan Asia Tenggara, Glenn Tan, terjadi karena penjualan mobil Subaru di Indonesia yang masih terbilang kecil.

"Belum bisa rakit di Indonesia. Sebab untuk membangun sebuah pabrik itu sangat mahal, paling tidak minimal penjualan harus 3.000 unit dulu per tahun," ungkapnya di sela-sela pembukaan showroom Subaru di Surabaya, Minggu (10/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara penjualan Subaru di Indonesia menurut Glenn masih belum sampai angka itu.

Di semester satu 2011 saja penjualan di Indonesia baru berada di angka 120 unit untuk semua tipe yang ada seperti Impreza, Legacy, Outback, Exiga atau Forester.

Harapan muncul ketika Subaru XV nanti lahir. Sebab bila target tahun depan untuk semua tadi hanya 500 unit, Subaru XV ditargetkan terjual 1.700 unit pertahun.

"Tapi bila ditotal tetap dibawah 3.000 unit," ujarnya.

Untuk itu ekspansi pun akan diperkuat oleh Subaru guna mendorong penjualan mobil. Untuk beberapa tahun ke depan, Subaru menurut Glenn akan membuka 23 showroom baru di seluruh Indonesia.

"Kita akan promosikan dulu Subaru hingga bisa 3.000 unit pertahun. Setelah itu kita pasti buka pabrik. Karena kita tahu kalau Indonesia adalah pasar yang besar," tandasnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads