Uang sebanyak tersebut digunakan untuk mengembangkan trial dan eror agar bisa menjadi mobil listrik Neo Blits yang saat ini tampil di Indonesia International Motor Show (2019) JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sujono menceritalan, tak jarang beberapa dari komponen tertentu mengalami rusak meski didatangkan dari luar negeri dengan biaya mahal.
"Karena ada beberapa part dalam negeri tidak ada, harus kami datangkan. Kemudian kadang baru datang kita coba langsung jebol juga terjadi sehingga ada beberapa biaya memang cukup tinggi," jelas Sujono.
Blits sendiri sejak pertama kali dibuat dikerjakan selama 9 bulan. Sedangkan Neo Blits yang dikembangan dari unit yang sama hanya membutuhkan waktu 1,5 bulan.
"Untuk blits dikerjakan kurang lebih 8-9 bulan tapi untuk Neo Blits ini untuk menyesuaikan sistem elektrik, merombak drivetrain nya, dan reasembling baterai kita selesaikan kurang lebih 1,5 bulan," pungkas Sujono.
Tonton video Motor Listrik Rakitan Anak Bangsa Unjuk Gigi di IIMS 2019:
(rip/lth)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik