Ternyata Tata Motors memiliki alasan khusus yang membuat mereka menunda meluncurkan Nano di Indonesia.
"Kami sedang melakukan perubahan-perubahan pada Nano, semoga saja nanti bisa memenuhi harapan masyarakat Indonesia," ujar Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia Biswadev Sengupta kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan untuk varian tertinggi, Tata Motors memberikan Nano Plus yang nantinya akan mempersembahkan Nano bermesin 1.0 liter dengan tiga silinder, bucket seat, AC, disk brake, LED di headlamps dan foglamp hingga intrument cluster terbaru.
Kabar yang makin mengejutkan, Tata Motors ternyata juga tengah mengembangkan berbagai teknologi lain untuk Tata Nano seperti transmisi otomatis, sampai teknologi ramah lingkungan seperti listrik dan hybrid yang sangat mungkin mereka aplikasikan di masa depan.
"Semoga akan segera masuk dalam waktu yang cepat," ujar Biswadev tanpa memerinci pembenahan apa saja yang akan dilakukan Tata Motors untuk Nano di Indonesia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun