Kecelakaan Truk di Bekasi Diduga karena Ngebut, Ini Aturan Berkendara di Zona Sekolah

ADVERTISEMENT

Kecelakaan Truk di Bekasi Diduga karena Ngebut, Ini Aturan Berkendara di Zona Sekolah

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 31 Agu 2022 21:34 WIB
Kecelakaan Truk Maut di Bekasi: 10 Orang Tewas, 13 Dirawat di RS Ananda

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Informasi terbaru, 10 orang dilaporkan tewas.

“Benar (korban dievakuasi ke RS Ananda), sekarang masih berlangsung penanganan di IGD,” kata petugas front office RS Ananda Bekasi, Mutia, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (31/8/2022).

Mutia mengatakan tercatat 16 korban dievakuasi ke RS Ananda Bekasi. Menurut Mutia, 16 korban terdiri dari 13 luka-luka dan 3 tewas. Belum ada keterangan lokasi 7 jenazah lainnya. 

“Ada 16 orang (di RS Ananda, red), yang meninggal 3 orang,” ucap Mutia.

Sebuah truk menabrak tiang di dekat SD di Jalan Sultan Agung, Kranji, Bekasi. Kondisi di lokasi ramai dipenuhi warga usai kecelakaan tersebut. 

Foto lokasi kecelakaan itu diunggah di akun Twitter @TMCPoldaMetro seperti dilihat, Rabu (30/8/2022). TMC Polda Metro menyampaikan tiang yang ditabrak truk trailer itu merupakan tiang BTS.
Kecelakaan truk trailer di Bekasi terjadi di ZoSS. Foto: Hanafi/detikcom
Jakarta -

Kecelakaan truk trailer di Bekasi menjadi sorotan. Pasalnya, kecelakaan itu terjadi di Zona Selamat Sekolah (ZoSS), tepatnya di depan SD Jl.Sultan Agung, Kranji, Bekasi. Kecelakaan itu juga menewaskan anak sekolah yang tengah duduk di halte. Polisi menduga kecelakaan itu disebabkan truk yang memacu kecepatan di atas 60 km/jam.

Berkendara di ZoSS memang tidak bisa sembarangan. Kecepatan kendaraan ketika melintas di ZoSS juga ada batasnya. Setidaknya di ZoSS harus ada rambu lalu lintas yang menunjukkan kecepatan kendaraan 30-40 km/jam. Artinya pengendara yang melintas di ZoSS tidak boleh melebihi kecepatan tersebut.

Tata cara berkendara di ZoSS juga diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK.3582/AJ.403/DRJD/2018 tentang Pedoman Teknis Pemberian Prioritas Keselamatan dan Kenyamanan Pejalan Kaki pada Kawasan Sekolah Melalui Penyediaan Zona Selamat Sekolah.

Dalam aturan itu dijabarkan, pengendalian lalu lintas di jalan pada ZoSS adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan guna menjamin keselamatan anak di sekolah. Untuk itu, pengendara wajib mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

"Tata cara berlalu lintas bagi kendaraan di ruas jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf a dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Memperlambat kecepatan kendaraan sesuai dengan ketentuan rambu batas kecepatan yang dipasang
b. Wajib berhenti di belakang marka melintang berupa garis utuh untuk mengutamakan pejalan kaki yang akan menyebrang, dan
c. kendaraan diperbolehkan parkir di luar area marka larangan parkir pada ZoSS," begitu bunyi pasal 20 yang menjelaskan cara berlalu lintas di ZoSS.

Sedangkan berdasarkan penjabaran polisi truk tampaknya abai dengan kecepatannya hingga mengakibatkan celaka.

"Kalau dilihat dari tipe jalan, ini tidak menurun, dan ada bekas rem. Juga ini menabrak halte, orang yang menunggu di halte, dan titik terakhir menubruk tiang Telkomsel," jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman dikutip detiknews.

Akibat kejadian itu kata Latif, sudah ada 30 orang korban dimana 10 di antaranya meninggal dunia.

"Iya, tadi memang kebanyakan anak sekolah. Ini halte SD Kota Baru II dan III. Lagi menunggu. Kebetulan lagi di halte, sedang berkumpul. Tiba-tiba ada kendaraan truk trailer yang menyelonong ke bahu jalan, dan menabrak dua sepeda motor dan tadi Telkom ini menimpa kendaraan di seberang jalan," beber Latif.



Simak Video "Suasana di Lokasi Kecelakaan Maut Truk di Bekasi, 10 Orang Tewas!"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT