Dokter Penggemar Mobil Pink

Dokter Penggemar Mobil Pink

- detikOto
Rabu, 09 Mar 2011 11:41 WIB
Dokter Penggemar Mobil Pink
Jakarta - Memilih kendaraan yang membuat kita nyaman, memang menjadi hal yang utama. Terlebih lagi ditambah dengan kondisi jalan yang sangat padat dan penuh polusi seperti di Jakarta.

Hal ini lah yang menjadi alasan dr Nani Trisiwi, dokter yang sehari-hari praktek di rumah sakit Fatmawati memilih Honda Jazz tahun 2005 berwarna pink.

"Bukannya saya tidak ingin mendukung program pemerintah untuk menggunakan kendaraan umum. Tetapi saya sudah pernah mencobanya. Namun karena banyaknya polusi, membuat saya menjadi batuk untuk jangka waktu yang cukup lama hingga 2 bulan," kata ibu dari 3 anak ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita yang telah menjadi dokter semenjak tahun 1980 ini pun menambahkan, betapa pentingnya sebuah kendaraan pribadi untuk dirinya.

"Belum lagi ditambah macet, hujan, serta kendaraan lain yang sering berlaku semaunya di jalanan. Membuat saya lebih nyaman berkendara sendiri," tambahnya.

Selain itu, wanita yang senang memodifikasi tanpa menghilangkan fungsi dari kendaraannya ini, mengaku sering ditandai kedatangannya ke kantor oleh para petugas yang sedang bertugas.

"Saya memang pecinta warna pink semenjak kecil, oleh sebab itu saya memilih kendaraan ini. Terlebih lagi kendaraan ini memiliki bentuk yang unik, lucu dan eye catching. Sehingga apabila saya menaruh dimana saja sangat mudah ditemukan, tapi saya telah mengubah bagian dalam dengan nuansa pink juga loh," kata dokter yang juga menjabat sebagai Kasub Komite Pencatatan dan Pelaporan Pengembangan Mutu RS Fatmawati ini.

Wah kalau tengah mengantuk di jalan bagaimana cara mengusirnya ya Bu Dokter?

"Sebenarnya banyak cara untuk menepis rasa bosan dan mengantuk di dalam kendaraan. Tetapi kalau saya, hal pertama yang saya lakukan adalah mendengarkan stasiun radio, agar mengetahui informasi terbaru. Selain itu saya sering membaca dzikir atau surat-surat pendek, untuk memohon keselamatan kepada Tuhan," ujarnya.

"Sedangkan apabila saya sedang dilanda rasa kantuk yang berat, maka saya tidak akan mengendarai kendaraan. Dan apabila memang saya harus meminum obat yang menyebabkan mengkantuk, saya akan meminumnya setelah saya sampai di tujuan saya. Selain itu saya selalu mengemut permen pedas agar tetap terjaga," tutup dr Nani sambil tersenyum.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads