Hal tersebut diungkapkan oleh Store Manager PT Supermoto Indonesia, Octavian ketika ditemui di showroom Ducati di kawasan SCBD, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Octavian beranggapan, motor-motor besar Ducati masuk ke pasar yang sangat segmented. Jadi setiap pengguna Ducati sudah mengoleksi motor mereka sebagai hobi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itulah Octavian percaya penjualan Ducati di Indonesia dapat terus stabil dan tidak terpengaruh oleh krisis ekonomi atau bahkan booming ekonomi seperti sekarang ini.
"Mau krisis, mau booming kita tetap bisa jualan. Yang jadi tolak ukur kita malah tren dan hobi motor ini jalan terus, booming atau malah mandeg," jelasnya.
Di tahun 2010 PT Supermoto Indonesia yang menjadi distributor motor Ducati di Indonesia bahkan menargetkan angka 30an unit motor dapat mereka jual meski harga motor-motor Ducati sudah mencapai angka ratusan juta.
"Sampai saat ini saja sudah 20 unit yang inden motor Ducati segala jenis, jadi saya anggap masih bagus. Apalagi sekarang sudah ada Ducati New Multistrada 1200, saya harap makin meningkat tahun ini," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi