Anda terlebih dahulu harus keluar keringat karena mandi sinar matahari dalam turnamen golf yang diadakan PT Toyota Astra Motor (TAM).
Toyota kembali menggelar Camry Invitational Golf ke-4. Olahraga bergengsi tersebut diadakan di dua lokasi berbeda yaitu di Surabaya dan Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada dua kategori dalam turnamen golf tersebut yakni profesional dan amatir. Kelas amatir sudah dilaksanakan di Surabaya, dan kelas profesional tinggal menunggu waktu saja.
"Kami harap Camry Invitational Golf dapat memberikan dampak positif dan memberikan kontribusi pada olahraga golf di Indonesia agar bisa dikenal dan menjadi populer," kata Direktur Merketing PT TAM Joko Trisanyoto di Ballroom Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (9/6/2010).
Joko menjelaskan Camry Invitational Golf sebagai bentuk komitmen Toyota kepada pengguna Toyota Camry, dimana komunitas pengguna Camry sangat dekat sekali dengan olahraga golf.
"Komunitas pengguna Camry salah satu olahraganya adalah golf dan itu adalah salah satu ciri khas mereka. Untuk itu kita adakan tournament ini," ucap Joko.
Di tahun ini, Camry Invitational Golf memperebutkan hadiah total senilai Rp 100 juta, trofi serta 1 unit All New Toyota Camry.
Dongkrak Penjualan Toyota Camry
Dengan turnamen golf ini Toyota berharap penjualan mobil Camry akan terdongkrak. Sehingga PT TAM berkeyakinan Toyota Camry dapat menjaga market share sedan premium tanah air.
"Harapan kita dengan turnamen tersebut dapat mendongkrak penjualan Camry di tanah air serta menjaga market share kita di posisi teratas," kata Joko.
Hal itu bukan tanpa sebab. Karena menyangkut diadakannya turnamen golf diharapkan pengguna Camry semakin cinta kepada kendaraan Camry sehingga penjualan Toyota Camry juga tetap terjaga.
Sejak Januari hingga Mei 2010, penjualan Camry mencatat angka yang lumayan baik.
Camry telah terjual sebanyak 1.187 unit (retail), naik sangat signifikan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni yang hanya mencapai 404 unit.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas