Sehingga, kedepannya motor Harley tidak hanya digunakan untuk weekend vehicle saja, tapi juga weekdays vehicle.
Nah, dari hal tersebut tentunya jadi timbul sebuah pertanyaan, bila ada istilah Bike To Work yang akhir-akhir ini digalakkan, mungkinkah akan juga ada Harley To Work?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga, tidak hanya digunakan untuk gengsi atau hobi semata, namun sudah lebih kepada sebuah kebutuhan," ujarnya disela-sela acara Kontes Motor Tua Harley-Davidson di Patra Jasa Hotel, Semarang, akhir pekan ini.
Akan tetapi, lanjut Vino, untuk bisa menerapkan istilah Harley To Work tersebut tentunya butuh waktu yang panjang. Terutama bila melihat kondisi jalan di Indonesia yang masih banyak yang rusak, macet dan banyak polusi.
"Semua itu dikhawatirkan malah membuat para penunggang Harley merasa tidak nyaman," ujarnya.
Belum lagi kendala masih mahalnya harga jual motor Harley di Indonesia, karena tingginya pajak akibat Harley dikategorikan sebagai barang mewah, sehingga kalangan penggunanya pun sempit.
"Namun kita akan terus mensosialisasikan hal tersebut, setidaknya dimulai dengan internal Mabua," ujar Vino.
HUT RI di Bali
Setelah menempuh perjalanan panjang selama empat hari melintasi pulau Jawa, akhirnya rombongan 2nd HOG Indonesia National Rally akhirnya sampai di pulau Dewata, Bali.
Ratusan motor Harley-Davidson tampak riuh menunggu acara puncak yang akan digelar di area Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, tempat dimana ratusan bikers dari seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga akan berkumpul.
Namun sebelum sampai di GWK, rombongan yang di motori oleh Harley Owner Group
(HOG) Chapter Jakarta ini ternyata tidak lupa dan menyempatkan diri untuk melakukan upacara memperingati hari jadi Republik Indonesia yang ke 64.
"Upacara ini untuk menunjukan bahwa inilah cara bikers mencintai negerinya,"
ungkap President HOG Chapter Jakarta Prima Baskoro di sela-sela acara, Senin (17/8/2009).
Baru setelah itu, rombongan pun segera bergegas ke area GWK. Acara puncak di tempat eksotis inipun menurut pemantauan detikOto tampak sangat meriah.
Dengan suasan akrab yang berhasil dibangun, para peserta tampak akrab meskipun mereka datang dari daerah yang berbeda, bahkan perwakilan dari negara sahabat seperti Singapura, Australia dan bahkan Arab Saudi pun tampak bersemangat mengikuti jalannya acara.
Dan yang paling mengasyikkan, di akhir acara, para peserta pun di buat deg-degan ketika waktu pengumuman door prize akan dilakukan. Batapa tidak, sebab, hadiah yang disiapkan panitia ternyata tidaklah main-main yakni sebuah motor Harley-Davidson anyar.
Ya, karena panitia memang menyiapkan sebuah Harley-Davidson XL 883 Sporter yang akhirnya dimenangkan oleh Imam, bikers asal Jombang yang juga tergabung dalam HOG East Java Chater.
"Salut untuk HOG, semoga tahun depan bisa bikin acara yang lebih meriah lagi,"
ungkap seorang peserta dari Jawa Tengah.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?