Segala sesuatu yang berhubungan dengan bus dibahas dan diulas di komunitas ini. Mulai dari bus antar kota, bus dalam kota, bus instansi/lembaga bahkan sampai bus jenazah juga bus pribadi beserta ciri khasnya masing-masing menjadi salah satu alasan akan kecintaan komunitas ini terhadap bus-bus yang ada di Indonesia.
Keberadaan Komunitas BisMania di Indonesia memang terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.
Β
Komunitas yang dihuni dari kebanyakan penduduk di wilayah pulau Jawa ini mengaku sangat enjoy dan menikmati dengan kabar yang beredar bahwa komunitas BisMania tergolong sangat unik dan aneh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kabar yang minim soal komunitas ini tampaknya tidak berpengaruh dan terus menunjukkan kesolidan suatu komunitas.
Buktinya saja komunitas Bismania sanggup memboyong bus super mewah yang diklaim sebagai bus tereksklusif dan hanya ada satu unit di Indonesia. Bus ini mejeng pada acara Indonesia Consumunity Expo (ICE) di Senayan 8-9 November 2008.
Usut punya usut, bus milik PO Nusantara dengan merek Volvo B12M memiliki kapasitas mesin 12.000 cc dan dapat menghasilkan tenaga 420 hp dengan 8 percepatan.
Bus ini dibandrol dengan harga Rp 4 miliar, dan lebih mengejutkan lagi, harga sewa untuk 18 jam bis ini dihargai Rp 6 juta. Sungguh harga sewa yang tinggi untuk ukuran bus yang ada di Jakarta. Untuk diketahui, kapasitas penumpang bus ini hanya 12 penumpang saja. Dan di dalam ini terdapat gadget GPS, Satelit, TV dan satu kamar tidur dengan 2 tempat tidur untuk memanjakan penumpangnya.
Tak luput dari itu, seluk-beluk kehidupan seputar dunia perbisan dengan segala sesuatunya dibalik layar ikut menjadi perhatian dari komunitas BisMania.
Bukan itu saja, BisMania tidak hanya mengumbar mengenai bus kencang dan bus terkenal saja, sementara bus-bus yang sudah uzur, yang hidup segan matipun tak mau alias mau punah, diangkat ke permukaan. Bahkan, bus yang sudah punah sekalipun tidak jarang diangkat untuk dikenang sejarah-sejarahnya.
"Harapan semoga milis berikut komunitas ini bisa menjadi sarana yang informatif bagi khalayak dan bisa memberikan sumbangsih yang nyata kepada konsumen bahkan operator sekalipun untuk turut bersama-sama memajukan bis sebagai opsi transportasi darat yang bisa diperhitungkan," tambah Itok. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas