×
Ad

Moge Tabrak Ojol saat Sunmori, Ini Pelajaran Pentingnya

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 05 Okt 2026 07:42 WIB
Moge tabrak ojol saat sunmori. Foto: Dok.dod600rr
Jakarta -

Viral di media sosial aksi pengendara moge saat sunmori berujung menabrak pengemudi ojol. Ajang sunmori tak seharusnya dipakai untuk kebut-kebutan apalagi gaya-gayaan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram fakta.jakarta, terlihat mulainya sejumlah pengendara motor sport melaju cepat. Beberapa di antaranya terlihat beraksi 'wheelie' dengan mengangkat bagian depan bodi motornya. Tak lama setelahnya tepatnya di depan lampu merah seberang kawasan Senayan City, ada pria berjaket ojol tergeletak dan tengah dievakuasi sejumlah orang. Insiden itu terjadi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026).

Dinarasikan, saat kejadian, sejumlah pengendara tengah berhenti di zebra cross untuk memberikan jalan kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang.

"Untuk kronologinya, pengendara moge ini mengebut dari arah Plaza Senayan. Pas di depan Lawson ada zebra cross, beberapa pengendara berhenti untuk beri jalan ke pejalan kaki," ujar saksi bernama Bayu Lambang dalam unggahan tersebut.

Pengemudi moge disebut tak bisa mengendalikan motornya ketika ada kendaraan di depan berhenti. Alhasil, pengemudi moge itu menyeruduk motor ojol dari belakang. Moge yang terlibat kecelakaan pun tampak mengalami kerusakan.

Sebagai pengingat, sunmori bukan merupakan ajang kebut-kebutan apalagi gaya-gayaan. Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengungkap prinsip dari Sunmori adalah menikmati riding atau berkendara motor di Minggu pagi dengan santai dan terarah, serta mengedepankan keselamatan. Namun pada kenyataannya, jalanan yang sepi justru dianggap lowong dan jadi tempat untuk adu cepat.

"Saat pagi-pagi memang lalu lintas relatif sepi, tapi bukan berarti minim bahaya. Justru karena banyak yang berpikir seperti itu sehingga tinggi risiko kecelakaan. Tapi akhirnya keterusan karena rata-rata mereka kan bergerombol," ucap Sony beberapa waktu lalu.

Dia juga mengingatkan bahwa mengemudikan moge itu tak mudah. Pengendara harus memiliki keterampilan dan perilaku yang lebih baik.

"Gaya-gayaan berdiri, lepas tangan, beriringan dan lain-lain itu tidak penting diperagain di tempat atau jalan umum. Mereka nggak punya kemampuan kalau harus menghindar," tutur Sony.

Saksikan Live DetikPagi :



Simak Video "Video KPK Bakal Lelang Moge-Mobil Kasus Noel"

(dry/din)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork