KNKT Ungkap Detik-detik Taksi Listrik Berhenti dan Ditabrak KRL di Bekasi Timur

KNKT Ungkap Detik-detik Taksi Listrik Berhenti dan Ditabrak KRL di Bekasi Timur

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 30 Sep 2026 08:51 WIB
Warga mengamati taksi listrik Green SM  yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi
Penampakan taksi listrik setelah kecelakaan dengan KRL di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi. Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Jakarta -

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis hasil investigasi kecelakaan maut KA Anggrek (dulu Argo Bromo Anggrek) dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Dalam laporan investigasi itu, KNKT mengungkap detik-detik taksi listrik berhenti di tengah-tengah perlintasan kereta api sampai ditabrak KRL dari arah Stasiun Tambun menuju Stasiun Bekasi Timur di perlintasan sebidang Jalan Ampera.

Kecelakaan itu terjadi pada 27 April 2026, pukul 20.48.24 WIB. Kecelakaan antara KRL KA 5181B dengan taksi listrik itu kemudian menyebabkan kerumunan warga yang menutup rel arah Stasiun Tambun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tabrakan KA 5181B dengan Taksi di JPL 86 tercatat pada OBU Taksi pukul 20.48.24 dengan deskripsi data kendaraan terdeteksi tanda tabrakan dan baterai tegangan tinggi mati kemudian lampu hazard aktif. CCTV KA 5181B merekam tabrakan KA 5181B dengan Taksi di JPL 86 pada pukul 20.48.29," demikian dikutip dari hasil investigasi KNKT.

Kondisi kecelakaan KRL dengan taksi listrik itu menyebabkan KRL KA 5568A yang hendak menuju Stasiun Tambun harus berhenti lebih lama di Stasiun Bekasi Timur. KRL 5568A yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur itu kemudian ditabrak oleh KA Anggrek yang melaju dari Stasiun Bekasi. Kecelakaan ini terjadi pada pukul 20.52.12 WIB.

ADVERTISEMENT

KNKT merilis detik-detik taksi listrik berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera dan ditabrak KRL KA 5181B. Data itu diambil dari rekaman On Board Unit (OBU) taksi listrik. Terungkap, taksi listrik itu sempat masuk ke gigi netral dan berhenti dengan posisi gigi P. Berikut detik-detik taksi listrik berhenti di tengah perlintasan sampai ditabrak KRL KA 5181B yang melaju dari Stasiun Tambun menuju Stasiun Bekasi Timur.

Detik-detik Taksi Listrik Berhenti dan Ditabrak KRL

  • Sebelum pukul 20:46:07: Kendaraan pada posisi D dan berjalan normal dengan kecepatan rata-rata 15 km/jam
  • Pukul 20:46:07: Kendaraan berpindah ke posisi N dan meluncur dengan kecepatan 3-7 km/jam
  • Pukul 20:46:32: Pengemudi biar kendaraan meluncur sambil mengerem ringan di jalan menurun
  • Pukul 20:46:35: Terdapat menginjak pedal gas ~25%, kendaraan di posisi N dan kendaraan tetap meluncur (jalan menurun)
  • Pukul 20:46:41: Pengemudi terus menekan pedal gas hingga 51%, namun mode transmisi tetap di posisi N, kecepatan mendekati 0 km/jam
  • Dari 20:46:42 sampai 20:46:46: Kendaraan berpindah ke D, terdeteksi pengereman. Tapi tidak terdeteksi menginjak pedal gas; Sistem terdeteksi kondisi ACC, kondisi P dan baterai tegangan tinggi mati
  • Pukul 20:46:48: Kendaraan terdeteksi terpindah ke ON (tegangan tinggi)
  • Pukul 20:47:03: Terdeteksi menginjak rem dan terdeteksi status Ready dan siap perpindahan gigi
  • 20:47:04: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke OFF
  • 20:47:10: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke ACC (tegangan rendah)
  • 20:47:14: Kendaraan terdeteksi ke posisi ON (tegangan tinggi)
  • 20:47:15: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke Ready (tegangan tinggi) dan ready untuk perpindahan gigi
  • 20:47:27: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke OFF
  • 20:47:28: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke Ready (tegangan tinggi) dan siap perpindahan gigi, terdeteksi menginjak rem
  • 20:47:32: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke OFF
  • 20:47:32: Pintu dibuka
  • 20:47:36: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke ACC (tegangan rendah)
  • 20:47:39: Pengemudi menutup pintu
  • 20:47:49: Pengemudi membuka pintu
  • 20:47:53: Kendaraan terdeteksi terpindah ke ON (tegangan tinggi)
  • 20:48:10: Pengemudi menutup pintu.

Sementara itu, dikutip dari detikNews, Polda Metro Jaya telah menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka setelah menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur yang menyebabkan 16 orang meninggal. Selain masinis, sopir taksi listrik berinisial RRP telah menjadi tersangka karena kelalaiannya memicu kecelakaan dengan KRL di dekat Stasiun Bekasi Timur.



(rgr/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads