Senin, 28 Okt 2019 20:12 WIB

Tuh! Motor yang Lewat Jalur Busway Motor Terjepit Bus

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Pool @jktinfo Foto: Pool @jktinfo
Jakarta - Bukan rahasia lagi banyak kendaraan bermotor yang mengambil jalur busway untuk mendapatkan arus lalu lintas yang lebih cepat. Tak jarang pula para pelanggar ini langsung mendapat karma atas pelanggarannya seperti yang terekam dalam video yang direkam oleh akun instagram @filemonmarcell.

Dalam video tersebut sudah terlihat sepeda motor berjenis naked bike berwarna merah terjepit di antara Bus Transjakarta dan pembatas jalan. Alih-alih mengakui kesalahannya sudah melanggar, pria itu justru tampak memaki-maki pengemudi busway.



"Senin (28/10) pengendara sepeda motor nampak marah kepada driver bus transjakarta diduga karena motornya terjepit oleh bus tj. Video @filemonmarcell #jktinfo," demikian keterangan video yang diunggah ulang oleh akun @jktinfo.

Beberapa influencer instagram pun berang dan turut menyampaikan komentarnya dalam video tersebut dengan cara sarkas.



"Waah ngetes motor dijepit ke bus n separator yahh," tulis Poppy Sovia lewat akun instagramnya @popsovia.

Ridwan Hanif pun tak ketinggalan berkomentar. Ia mengatakan bahwa pengendara motor bertanggung jawab atas kerusakan bus tersebut.

"Itu pemotor wajib ganti kerusakkan bisnya," kata Ridwan Hanid menggunakan akun instagramnya @ridwanhr.



Pengendara motor itu jelas melanggar aturan jika merunut pada Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

"Setiap Kendaraan Bermotor selain Mobil Bus Angkutan umum massal berbasis Jalan dilarang menggunakan lajur atau jalur khusus Angkutan umum massal berbasis Jalan," demikian bunyi pasalnya.

Bagi pengendara yang melanggar bakal dikenakan hukuman sesuai dengan UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 287. Sanksi pidana bagi penerobos busway adalah kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

[Gambas:Instagram]



Simak Video "Pengakuan Pemuda yang Bakar Motor karena Ditilang"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com