Pada tahun 2013, sekitar 25 persen korban kecelakaan lalu lintas adalah kalangan pelajar dan mahasiswa, sedangkan sekitar 19 persen pemicu kecelakaan adalah kelompok usia muda.
"Mahasiswa harusnya mampu menjadi pendobrak mentalitas jalan pintas yang bisa memicu kecelakaan di jalan," kata penulis buku dan pegiat keselamatan jalan, Edo Rusyanto dalam acara Road Show Mengupas Jejak Roda 2014 di Kampus UPN Veteran Jakarta, Kamis (11/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat data di atas, lanjut Edo dapat disimpulkan bahwa masyarakat perlu pengubahan paradigma berlalu lintas. Kesadaran berlalu lintas di jalan yang aman dan selamat menjadi hal yang mutlak.
"Mahasiswa harus tampil sebagai kelompol perubahan bangsa. Terkait perilaku berkendaran di jalan, kelompok usia muda ini harus tampil sebagai pelopor yang mendorong perubahan secara massif," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter