Naik Bus Berpelat Kroasia Jelajahi Eropa

Naik Bus Berpelat Kroasia Jelajahi Eropa

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 16 Jul 2018 19:25 WIB
Naik Bus Berpelat Kroasia Jelajahi Eropa
DFoto: Pool (Istimewa dan Neoplan)
Amsterdam - Kroasia melewatkan peluang emas menjadi kampiun bola dunia setelah kalah dari Prancis di Final Piala Dunia 2018. Meski tidak menjadi juara dunia, ada satu cerita menarik lain tentang Kroasia terutama bus dari Kroasia.

Saat detikOto berada di Amsterdam, Belanda, detikOto kebetulan bisa menumpang bus dari Kroasia ini. Memang busnya bukan buatan asli Kroasia, masih buatan Jerman, namun pelat bus datang dari Kroasia.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus yang ditumpangi detikOto adalah Neoplan Tourliner Euro6. Neoplan sendiri merupakan anak perusahaan MAN. Sebuah perusahaan truk/bus besar di bawah naungan VW Group.

Soal kenyamanan, ini memang patut diacungi jempol. Karena bus ini begitu nyaman, dengan berbagai perlengkapan yang disediakan. Mulai dari TV hingga kamar main disediakan.

Bicara mesin, Neoplan Torliner Euro6 ini menawarkan mesin, MAN D2676 LOH R6, 12.419 cmΒ³ 338 kW (460 hp) pada 1.800 rpm 2.300 Nm, pada 930 - 1.350 rpm.

Meski terdaftar di Kroasia, bus ini bisa dengan nyaman menjelajah di Eropa. detikOto menggunakan bus ini dari perjalanan Brussel di Belgia menuju Amsterdam, Belanda. Bus ini bisa dengan leluasa keluar masuk ke negara-negara di Eropa.

"Iya sebagai informasi, bus yang kita gunakan saat ini ialah bus dari Kroasia. Sekarang kita bisa memilih bus dari negara Eropa manapun, seperti sekarang meski kita ada di Belanda, kita menggunakan bus Kroasia," ujar salah seorang tour guide yang menemani detikOto.




Memang kalau urusan berkendara di Eropa tergolong mudah dan nyaman. Karena ada satu jalan bebas hambatan yang dengan 10 jalur kanan-kiri yang sangat luas. Jalan bebas hambatan ini menghubungkan setiap negara-negara Eropa, sehingga saat berkendara dari negara satu ke negara lainnya cukup keluar tol saja.

Dan kerennya, desain tol negara-negara Eropa ini memiliki desain yang sama. "Jika dilihat tol setiap negara-negara ini memiliki desain yang sama, jadi kalau dilihat kita tidak sadar bahwa kita sudah masuk ke negara yang berbeda," tambah si tour guide.


(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads